TERIMA KASIH ATAS KEPERCAYAAN DAN DUKUNGANYA
SELAMAT BERGABUNG BERSAMA KAMI


15 MARET 2018---Sdr. CHICAN dari TASIKMALAYA---Sdr. Drh. BUDI ARMUNARTO dari CIAMIS---Sdr. ANDRI SANTOSO dari KEDIRI---Sdr. OYO SUYONO dari KUNINGAN---Sdr. ERICA AGUSTIN dari KUNINGAN---Sdr. ARIF RAHMAN dari TASIKMALAYA---

PASTIKAN KEAKURATAN SUMBER INFORMASI ANDA LANGSUNG DARI INFO HARGA TELUR UNGGAS INDONESIA
CENTRAL INFORMASI HARGA TELUR BLITAR
PROFESIONAL, INDEPENDEN DAN TERPERCAYA


PASTIKAN ANDA TIDAK KETINGGALAN INFORMASI HARI INI DENGAN MENJADI ANGGOTA SMS INFO HARGA TELUR UNGGAS INDONESIA

CARANYA

KETIK GABUNG KIRIMKAN KE NOMOR DIBAWAH INI

085755064745


SELALU BERKOMITMEN MENJAGA INFORMASI YANG KONTINYU DAN INDEPENDEN TANPA INTERVENSI DARI PIHAK MANAPUN

INFO HARGA TELUR UNGGAS INDONESIA
ACUAN STANDAR HARGA TELUR BLITAR YANG INDEPENDEN DAN TERPERCAYA
UNTUK KETERANGAN LEBIH LANJUT :
SMS/WhatsApp

085755064745

Pemeliharaan ayam arab dengan tujuan penjualan DOC dan pullet

Jika tujuan usaha peternakan ayam arab itu untuk menjual DOC atau ayam dara, tentu manajemennya berbeda dengan peternak yang orientasi bisnisnya bertujuan untuk menjual telur konsumsi. Jika peternak yang bertujuan untuk penjualan telur konsumsi berusaha maksimal untuk memacu produksi telur semaksimal mungkin, tetapi kalau peternak yang bertujuan untuk breeding harus serius dalam memeperhatikan kualitas dari ayam yang dijadikan indukan.  Induk jantan dan induk betina harus berasal dari ayam unggul yang benar-benar sehat dan selalu harus di pantau kesehatannya. Keberhasdilan breeding ini akan sangat ditentukan oleh kualitas indukannya. Tidak mungkin akan menghasilkan DOC atau ayam dara yang berkualitas jika indukannya berasal dari ayam yang kualitasnya kurang baik.

Peternakan ayam arab yang beroriantasi pada penjualan doc memerlukan penanganan yang lebih rumit dan konsentrasi yang besar. Apalagi jika berhubungan dengan prosentase kematian pasca penetasan. Tetapi dengan bertambahnya pengalaman dan ketekunan, semua kendala kendala teknis tersebut akan semakin mudah diatasi. Dari pengalaman peternak breeding dan peternak konsumsi, memang pem-breedingan itu untungnya lebih besar daripada ternak untuk konsumsi. Bagaimanapun, sesuatu yang memberikan keuntungan yang lebih besar itu, tentu saja juga di ikuti dengan resiko yang lebih besar pula.

Kalau tujuan ternak itu untuk produksi DOC arab atau ayam dara, tentu saja model perkandangannya juga berbeda dengan kandang ayam arab yang bertujuan untuk produksi telur konsumsi. Bentuk kandang ren biasa digunakan untuk mengawinkan induk jantan dan betina ayam arab itu. Jumlah kandang ren tergantung dari jumlah indukan yang akan dipelihara. Untuk perbandigan ideal antara induk jantan dan betina dalam satu kandang ren adalah 1:5 atau 1:8. Perbandingan tersebut juga tergantung dari kualitas pejantannya. Jika kualitas pejantannya baik, jumlah betinanya juga bisa di tambah.

Dan yang terpenting lagi adalah, peternak harus mempersiapkan alat penetas telur yang akan digunakan untuk penetasan telur dari indukan-indukan ayam arab tersebut. Selain itu, petrnak juga harus mempersiakan kandang pemeliharaan untuk DOC jika peternak juga bertujuan untuk menjual pullet ayam arab.


Baca Juga: