TERIMA KASIH ATAS KEPERCAYAAN DAN DUKUNGANYA
SELAMAT BERGABUNG BERSAMA KAMI


18 APRIL 2017---Sdr. LEONITA DEVI dari BOGOR---Sdr. GUNAWAN dari BANDUNG---Sdr. READY MEKSEN dari BEKASI---Sdr. CRYST AGUS (EDDY TELUR) dari SUKABUMI---Sdr. UMMAISAROH dari JEMBER---Sdr. SARIDI UDI WIYONO dari SURABAYA---Sdr. ERMI MAWITRI (PEDAGANG) dari JAKARTA---Sdr. SUMARNA dari TASIKMALAYA---Sdr. AGUS SUHARA dari CIAMIS---Sdr. PIPIN dari SUBANG---Sdr. Hj. TITIN SUMIATI dari DEPOK---Sdr. KURROTUL AINI dari JOMBANG---

PASTIKAN KEAKURATAN SUMBER INFORMASI ANDA LANGSUNG DARI INFO HARGA TELUR UNGGAS INDONESIA
CENTRAL INFORMASI HARGA TELUR BLITAR
PROFESIONAL, INDEPENDEN DAN TERPERCAYA


PASTIKAN ANDA TIDAK KETINGGALAN INFORMASI HARI INI DENGAN MENJADI ANGGOTA SMS INFO HARGA TELUR UNGGAS INDONESIA

CARANYA

KETIK GABUNG KIRIMKAN KE NOMOR DIBAWAH INI

085755064745


SELALU BERKOMITMEN MENJAGA INFORMASI YANG KONTINYU DAN INDEPENDEN TANPA INTERVENSI DARI PIHAK MANAPUN

INFO HARGA TELUR UNGGAS INDONESIA
ACUAN STANDAR HARGA TELUR BLITAR YANG INDEPENDEN DAN TERPERCAYA
UNTUK KETERANGAN LEBIH LANJUT :
SMS/WhatsApp

085755064745

Ketatnya persaingan bisnis telur ayam ras

Sekilas jika kita melihat bisnis telur ayam ras itu memang sangat prospektik. Tetapi sebenarnya jika kita melihat lebih jauh lagi bisnis telur ayam ras ini sudah sangat tipis sekali margin keuntunganya.

Baik di blitar maupun di kota lain, selalu saja banyak para pedagang pemula yang coba-coba untuk ikut-ikutan bisnis telur ayam ras ini. Pada dasarnya di luar kota blitar ada dua jenis pedagang telur ayam ras ini, pedagang partaian dan pedagang eceran. Yang saya maksud dengan pedagang partaian adalah pedagang yang langsung mendatangkan telur dari blitar minimal dalam jumlah satu rit atau sekitar 4 ton, kemudian dari pedagang ini di distribusikan ke pedagang grosir atau pedagang kelilingan dan dari pedagang grosir atau kelilingan ini kemudian didistribusikan lagi ke pedagang eceran yang menjual kiloan. Mengenai margin keuntungan yang didapatkan, dari pedagang partaian ke pedagang grosir ini dari yang saya amati, sebenarnya sangat kecil sekali yaitu sekitar 200 rupiah per kilogramnya. Memang kalo kita sekilas hanya menghitung untungnya kelihatan sangat besar yaitu sekitar 800 ribu per 4 tonya.

Kalo kita perinci lebih jauh lagi, keuntungan tersebut belum bersihnya, karena belum di potong dengan biaya naik turun, transport pengiriman ke pedagang grosiran, resiko komplain susut bentesnya, belum lagi kalo egg tray nya tidak kembali jika penjualan tersebut langsung dioper ke pedagang grosir tanpa disalin ke kotak dulu.

Banyak para calon pebisnis pemula yang berpikir bahwa dengan bisa langsung order telur dari blitar berarti bisa dengan mudah menguasai pasar karena dirasa bisa mendapatkan harga telur paling murah. Anggapan seperti ini sebenarnya sangat salah sekali, karena dari data member sms info, bisa saya ketahui bahwa saat ini hampir di setiap kota sudah ada pedagang yang langsung order telur dari blitar dan sekitarnya. Dan yang lebih penting lagi, untuk menguasai pasar itu tidak cukup hanya dengan bisa menjual murah saja. Coba kalau kita perhatikan, justru pedagang besar itu baik di blitar maupun di luar blitar, seringnya justru harga jualnya lebih tinggi dari pedagang lainya. Jadi sebenarnya berkesinambunganya suatu proses jual beli itu menurut saya lebih besar pengaruhnya dari personal aproach-nya dari pada sekedar bisa menjual dengan harga murah.

Baik di blitar maupun di luar kota memang banyak saja pedagang yang menjual dengan harga yang murah, tapi dari yang saya perhatikan jenis pedagang seperti ini biasanya sangat susah untuk menjadi besar. Bagaimanapun juga untuk bisa menekan harga tentu saja mau tidak mau kita harus mengurangi mutu, entah itu kualitas barangnya atau masalah timbanganya. Istilahnya, mana pernah ada sesuatu yang bermutu tetapi harganya murah?

Bagaimana pedagang telur ras bisa mendapatkan keuntungan yang lumayan jika margin keuntunganya tidak terlalu besar? Harga telur ras fluktuasinya sangat tinggi baik naik atau turun, pedagang bisa mendapatkan keuntungan besar justru dari fluktuasi harga yang terjadi bukan dari harga yang stabil. Dari sinilah maka pedagang harus selalu peka terhadap perkembangan informasi yang terjadi, terutama untuk informasi yang telah terbukti dan teruji digunakan acuan baik pedagang maupun peternak dari berbagai daerah di indonesia ini, karena informasi seperti inilah yang sangat berpengaruh besar terhadap pergerakan harga yang terjadi.