TERIMA KASIH ATAS KEPERCAYAAN DAN DUKUNGANYA
SELAMAT BERGABUNG BERSAMA KAMI


05 OKTOBER 2018---Sdr. ARIS SUBIANTORO (PETERNAK &PEDAGANG) dari KEDIRI---Sdr. SIGIT dari TASIKMALAYA---Sdr. H. JUMAT dari BONDOWOSO---Sdr. ATILPA WILDAN NASRULLAH dari MAJALENGKA---Sdr. ENGKOS / TEDI WAHYUDI dari CIAMIS---Sdr. AGUS dari CIAMIS---Sdr. YENI YUNENGSIH dari TASIKMALAYA

PASTIKAN KEAKURATAN SUMBER INFORMASI ANDA LANGSUNG DARI INFO HARGA TELUR UNGGAS INDONESIA
CENTRAL INFORMASI HARGA TELUR BLITAR
PROFESIONAL, INDEPENDEN DAN TERPERCAYA


PASTIKAN ANDA TIDAK KETINGGALAN INFORMASI HARI INI DENGAN MENJADI ANGGOTA SMS INFO HARGA TELUR UNGGAS INDONESIA

CARANYA

KETIK GABUNG KIRIMKAN KE NOMOR DIBAWAH INI

085755064745


SELALU BERKOMITMEN MENJAGA INFORMASI YANG KONTINYU DAN INDEPENDEN TANPA INTERVENSI DARI PIHAK MANAPUN

INFO HARGA TELUR UNGGAS INDONESIA
ACUAN STANDAR HARGA TELUR BLITAR YANG INDEPENDEN DAN TERPERCAYA
UNTUK KETERANGAN LEBIH LANJUT :
SMS/WhatsApp

085755064745

Pangsa pasar unggas hias

Jumlah penjualan dibandingkan jumlah kebutuhan pasar keseluruhan atau disebut pangsa pasar , normalnya lebih tinggi jika menghadapi persaingan sedikit. Peternak dapat memasang harga tinggi, tanpa kehilangan konsumen. Peternak yang menghadapi persaingan sedikit dapat menjual dalam jumlah besar pada harga tinggi sehingga menghasilkan tingkat penghasilan yang tinggi.

Tingkat persaingan yang tinggi mempunyai akibat sebaliknya. Pertama, dapat menurunkan pangsa pasar, dengan demikian menurunkan jumlah yang terjual oleh setiap peternak. Kedua, tingkat persaingan tinggi dapat memaksa setiap peternak untuk mengurangi harga jual untuk mencegah pesaing mengambil alih pasarnya.

Sebagai peternak kita mesti jeli dalam melihat pangsa pasar unggas hias yang sedang berkembang. Pangsa pasar unggas hias ini sangat berhubungan dengan trend yang sedang terjadi di masyarakat. Jika bisa memanfaatkan trend yang sedang terjadi, tentu akan dapat memberikan profit yang sangat signifikan.

Pada dasarnya pangsa pasar unggas hias ada 2 (menurut saya). Yang pertama adalah asli pemain, yaitu penghobi unggas hias yang memang bertujuan untuk bisa meraih gelar juara dalam sebuah pertandingan atau kontes. Penghobi seperti ini tentu saja berani membayar dengan mahal untuk unggas yang menurutnya cukup berkualitas dan cukup prospek menjadi juara. Biasanya mereka membeli barang yang yang sudah setengah jadi atau sudah jadi juara dalam suatu pertandingan skala kecil.

Yang kedua adalah penghobi yang sekedar senang memelihara saja atau kolektor. Mereka ini tidak terlalu fanatik dalam memilih barang, tidak harus trah juara. Yang penting harga masih cukup terjangkau dan barangnya cukup berkualitas, toh tujuanya hanya sekedar untuk hiburan. Bukan untuk turun ke gelanggang pertandingan. Tetapi menurut saya justru kebutuhan pasar dari mereka inilah yang sangat besar dan bisa banyak memberikan keuntungan kepada kita sebagai peternak. Jadi dalam memutuskan untuk mengembangkan peternakan unggas hias, yang terlebih dulu anda pikirkan adalah pangsa pasarnya, pemain atau penghobi?