TERIMA KASIH ATAS KEPERCAYAAN DAN DUKUNGANYA
SELAMAT BERGABUNG BERSAMA KAMI


26 AGUSTUS 2020---Sdr. NOVIE EKAWATI dari PONOROGO---Sdr. DERIK PRAYOGO dari MALANG---Sdr. AGENG WAHYUDIONO dari TASIKMALAYA---Sdr. MUHAMAD MUKLASIN dari CILACAP---Sdr. DWI SAFITRI dari KALIMANTAN---Sdr. ADE KURNIA dari GARUT---Sdr. SEDYO DJOKO T dari BEKASI---Sdr. Hj. UUN dari KUNINGAN---Sdr. H NANDANG SUNARYA dari TASIKMALAYA---Sdr. AXEL ELEAZAR NUGRAHA dari TASIKMALAYA---Sdr. SAEPUL RIZAL dari TASIKMALAYA---Sdr. IWAN---Sdr. SAKDULAH dari KENDAL---Sdr. HADI PRAYITNO dari TAWAS---Sdr. YUDA PRATAMA dari CIAMIS---Sdr. SANTOSO dari SURABAYA---Sdr. AZIS MUNAWAR dari CIAMIS---Sdr. TAOFIK MOEHAMAD dari TASIKMALAYA---Sdr. AZIS MUNAWAR dari CIAMIS---Sdr. TAOFIK dari TASIKMALAYA---Sdr. VIVARINA MULYANI dari TASIKMALAYA---

PASTIKAN KEAKURATAN SUMBER INFORMASI ANDA LANGSUNG DARI INFO HARGA TELUR UNGGAS INDONESIA
CENTRAL INFORMASI HARGA TELUR BLITAR
PROFESIONAL, INDEPENDEN DAN TERPERCAYA


PASTIKAN ANDA TIDAK KETINGGALAN INFORMASI HARI INI DENGAN MENJADI ANGGOTA SMS INFO HARGA TELUR UNGGAS INDONESIA

CARANYA

KETIK GABUNG KIRIMKAN KE NOMOR DIBAWAH INI

085755064745


SELALU BERKOMITMEN MENJAGA INFORMASI YANG KONTINYU DAN INDEPENDEN TANPA INTERVENSI DARI PIHAK MANAPUN

INFO HARGA TELUR UNGGAS INDONESIA
ACUAN STANDAR HARGA TELUR BLITAR YANG INDEPENDEN DAN TERPERCAYA
UNTUK KETERANGAN LEBIH LANJUT :
SMS/WhatsApp

085755064745

Sebuah tantangan........“Tidak besar” tapi BERAT

“Harga berapa pak?, telurnya kecil2 ndak? “ sms itu saya terima pagi, sesaat setelah mandi pagi. Pertanyaan tersebut mungkin sering kita dengar baik sebagai peternak maupun pedagang. Bagi pedagang, hal berikutnya adalah meyakinkan prospek pembeli bahwa dia punya atau bisa mendapatkan barang yang dimaksud meski harus belanja dengan harga lebih tinggi. Bagi peternak, saya melihat ini sebuah tantangan ………..bagaimana memproduksi telur yang “tidak besar” namun berat, karena di pasaran telur yang size kecil lebih mudah di pasarkan dan harganya lebih mahal.

Salah satu indikator produksi telur dapat dilihat dari henday dan berat telur. Dua hal tersebut dipengaruhi oleh umur ternak, semakin tua henday semakin jauh dari 100% dan telur semakin berat. Selain faktor umur, produksi telur juga sangat dipengaruhi oleh pakan yang diberikan, seperti kita tahu produksi telur pada layer bukan sebuah akibat dari perbuatan pejantan…..ha..ha… melainkan dari pakan yang di cerna oleh layer.

Umur ternak tidak diganggu gugat, jadi hal yang bisa dilakukan adalah memberikan pakan yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut. Bagaimana caranya??? seperti judul diatas, ini adalah sebuah tantangan.... disini saya mengajak peternak dan semua pelaku industri perunggasan khususnya layer untuk berbagi pengalaman sehingga suatu saat, entah kapan.... tantangan itu akan terjawab.